jump to navigation

i love monday May 15, 2011

Posted by catatanraufmendunia in pengembangan diri.
1 comment so far

Bagi anda yang telah bekerja, ada kalanya alergi sekali sama yang namanya hari senin. Hari senin menjadi momok yang menyebalkan untuk para pekerja, karena di hari senin lah para pekerja harus memulai aktivitasnya kembali.

Sudahi dulu pikiran weekend yang menyenangkan. Hari senin menjadi awal aktivitas kita setiap hari. Untuk itu, diperlukan semangat lebih dan lebih lagi. Sehingga kita lebih bersemangat dan termotivasi kembali ketika kita memulai aktivitas bekerja.

Nah apa saja yang harus dilakukan agar hari Senin bisa menjadi lebih maksimal dan tidak membosankan?

1. Tuliskan apa yang hendak dilakukan

Untuk mencapai apa yang diinginkan setidaknya selama seminggu ke depan, biasakan menuliskan hal-hal apa saja yang harus dikerjakan. Nyatakan hal-hal yang harus dilakukan menjadi tiga porsi, porsi pertama adalah kerjaan berprioritas sangat penting, yang kedua kerjaan berprioritas sedang, dan yang terakhir adalah kerjaan yang berprioritas kecil.

Dengan mengklasifikasikan kerjaan tersebut untuk seminggu ke depan, paling tidak kita sudah bisa memetakan apa yang harus kita kerjakan selama satu minggu tersebut. Hal tersebut akan menstimulus diri kita agar bisa lebih maksimal dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan kita.

2. Ubah kebiasaan kurang baik

Agar hari senin anda dan satu minggu ke depan menjadi lebih maksimal dan penuh semangat. Cobalah untuk mengubah kebiasaan kurang baik yang biasa dilakukan di satu minggu sebelumnya. Apabila kita terbiasa bekerja dengan meja berantakan, mulai hari senin mulailah lebih rapih. Apabila di minggu sebelumnya kita terbiasa bekerja secara terburu-buru dan kurang teliti, maka sekarang aturlah schedule anda sehingga pekerjaan bisa selesai dengan baik, tepat waktu, dan sesuai dengan apa yang yang harus dikerjakan. Banyak kebiasaan buruk lainnya yang harus kita ubah di minggu ini. Jangan biarkan kebiasaan buruk minggu lalu terulang di minggu ini.

3. Katakan yang kita inginkan pada orang-orang

Dengan mengatakan impian atau harapan, minimal kita akan mendapatkan masukan dari orang di sekeliling. Tidak ada salahnya mengatakan apa yang kita inginkan kepada orang-orang, hal ini justru akan membuat diri kita menjadi lebih dan lebih bersemangat lagi untuk membuktikan ke orang-orang bahwa kita bisa mendapatkan hal yang kita inginkan tersebut.

4. terus melangkah bahkan meski pelan sekalipun

Untuk menjadikan senin makin berarti, segeralah melangkah dengan apapun rencana yang telah kita tentukan. jangan menunggu bantuan, atau menunda lagi. Sepanjang kita mengarah pada tujuan dan target yang telah ditetapkan, meski pelan, atau hanya selangkah demi selangkah, pasti akan mengarahkan kita lebih dekat kepada tujuan

5. Lakukan juga langkah-langkah raksasa

Segeralah bertindak raksasa ketika ada peluang untuk melakukan hal itu pada minggu ini. jika tujuan itu bsia dicapai hanya dalam satu hari, lalu kenapa harus menunggu sampai seminggu? jadikan hari senin penuh semangat, penuh kemantapan hati untuk melangkah menuju terwujudnya setiap cita-cita, baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

tukang becak luar biasa May 15, 2011

Posted by catatanraufmendunia in extraordinary people.
1 comment so far

Siapa sangka, dibalik renta tubuhnya, tua usianya, kerutan-kerutan tua di wajahnya. Hidupnya yang serba pas-pasan sebagai seorang tukang becak di China dia mampu memberikan sesuatu hal yang sangat berharga dan bisa menjadi panutan bagi kita semua.

Namanya Bai Fang Lia, pria yang sudah cukup berumur ini hanyalah seorang tukang becak biasa. Hidupnya sangat pas-pasan dan jauh dari hal-hal yang bersifat kemewahan.

Meski hidupnya cukup sulit, Bai Fang Li tetap berbagi. Di benaknya mungkin hanya ingin memberi untuk anak-anak yatim piatu agar bisa hidup dan makan layak.

Bai Fang li tekun menyisihkan uang hasil kerja kerasnya sebagai tukang becak sedikit demi sedikit, beliau memulai menyumbang pada tahun 1986 pada sebuah yayasan yatim piatu. Rutinitas yang dia lakukan ini memang luar biasa. Walaupun yang dia sumbangkan hanyalah sedikit, tetapi beliau selalu rutin menyumbang ke yayasan tersebut.

Pada saat tahun 2001, Bai Fang li merasa sudah tidak mampu lagi bekerja sebagai tukang becak karena umurnya yang sudah terlampua sepuh (91 tahun). Akhirnya beliau berhenti menyumbang ke yayasan tersebut.

Tahukah anda, sudah berapa banyak uang yang telah beliau sumbangkan ke yayasan tersebut?

Bai Fang Li telah menyumbangkan sebanyak 350.000 yuan atau sekitar 472,5 Juta rupiah.

Lalu pertanyaan untuk kita adalah, seberapa banyakkah yang sudah kita bisa berikan untuk orang-orang miskin, anak yatim piatu, dan kaum dhuafa?

Bai Fang Li yang hanya seorang tukang becak bisa memberi uang sebanyak itu, lalu bagaimana dengan kita?

jangan biarkan impianmu diragukan April 23, 2011

Posted by catatanraufmendunia in mengejar impian.
add a comment

“a great pleasure in life is doing what other people say you can’t do it”.

Pernah dapat penolakan atau nada sinis dari orang-orang disekitar kita mengenai impian yang ingin kita wujudkan?

Pernah ditertawakan dan diremehkan oleh orang lain disaat kita sedang berusaha mewujudkan impian?

Pernah dibilang: “kamu gak mungkin bisa mendapatkan itu semua, karena kemampuan yang kamu punya hanya terbatas” ?

Bagaimana perasaan kamu mendapatkan penolakan dan diremehkan seperti itu?

Kalau saya justru akan sangat berbahagia. Loh kok begitu?

Karena menurut saya, hal-hal seperti itu akan menjadi amunisi motivasi paling ampuh untuk mendongkrak semangat dan usaha saya untuk meraih sesuatu hal yang saya impikan.

Biarkan saja mereka meremehkan kita untuk saat ini, meragukan kemampuan kita, dan menyatakan bahwa impian itu sangat tidak mungkin untuk dapat kita wujudkan.

Cukup tersenyumlah kepada mereka yang jelas-jelas dan sembunyi-sembunyi meragukan kemampuan anda. Setelah itu, tetaplah berfikir positif tentang hal itu. Jangan biarkan kekhawatiran menyergap anda karena keraguan yang di lontarkan oleh orang-orang terdekat anda.

Sesuatu hal itu mungkin, tidak ada yang tidak mungkin. Hanya saja, hal tersebut bisa menjadi momentum besar untuk anda agar bisa berusaha lebih banyai dari biasanya, bergerak lebih cepat untuk membuktikannya, semangat yang terus menyala untuk membuktikan semua hal yang kita impikan tersebut.

Ingat, jangan pernah berhenti bermimpi dan mewujudkan semua impian kita karena banyak yang meragukan. Justru keraguan yang dibebankan kepada kita menjadi suatu penghormatan besar bagi kita untuk berusaha sekuat tenaga mewujudkan impian tersebut.

Keep your dream, and run to achieve it!

konflik harus dihentikan! April 23, 2011

Posted by catatanraufmendunia in manajemen hubungan.
add a comment

“Penerapan manajemen konflik secara nyata: berbicara sesuai porsi yang tepat, lebih banyak mendengar, dan selalu berorientasi hasil yang bisa dipakai secara bersama-sama”.

Siapakah dari anda yang tidak pernah berurusan dengan yang namanya konflik? mengapa kita tidak bisa memisahkan diri dari yang namanya konflik?

konflik memiliki ragam jenis, bisa jadi konflik yang terjadi di keluarga, konflik bersama teman, atau mungkin konflik yang terjadi selama kita bekerja di sebuah perusahaan?

Sebetulnya, sepengalaman saya dalam menjalani keseharian hidup ini. Konflik selalu terjadi dimanapun,kapanpun, dan oleh siapapun. Asal muasal konflik sebenernya bermula dari ketidakseragaman antara pemikiran seseorang yang satu dengan yang lainnya.

Ketika perbedaan yang nyata ini di blow-up oleh kita kepada orang lain. Akan ada terjadi gesekan-gesekan ketidaksesuaian dengan apa yang kita inginkan dan harapkan.

Untuk itulah, setiap pribadi harus tanggap agar konflik yang terjadi tidak memanas, menimbulkan kecenderungan yang tidak baik, dan tentu saja tidak membari dampak yang merusak hubungan antara kita dan orang lain.

Bagaimana caranya mengatasi konflik ini?

Menurut saya, ada 3 hal penting yang harus dimiliki agar kita mampu me-manage konflik tersebut.

Yang pertama adalah berbicara sesuai dengan porsinya.

Tidak bisa kita pungkiri, konflik itu tumbuh dari pembicaraan yang tidak sesuai porsinya. Kita mungkin selalu ingin berbicara terus menerus tentang sesuatu hal yang kita yakini benar. Semua yang kita bicarakan harus bisa diterima dan disetujui oleh semua pihak. Kita menjadi cenderung berbicara melebihi kapasitas yang seharusnya. Kita mungkin selalu ingin mendominasi pembicaraan. Ada banyak hal yang membuat kita ingin seperti itu. Bisa jadi ingin terlihat lebih pintar dibanding yang lain, terlihat lebih mampu memberi solusi, atau mungkin ingin terlihat bahwa dirinyalah yang paling sesuai untuk berbicara.

Bukankah masih ada orang lain yang perlu kita beri kesempatan untuk berbicara?Jangan sekali-kali menganggap bahwa anda selalu yang paling terbaik ketika berbicara.Kalau hal ini masih diteruskan, siap-siap berjibaku dengan konflik. Berbicaralah menurut porsi dan kapasitas, berikan kesempatanbagi orang lain untuk berbicara. Mereka juga punya mulut untuk berbicara, bukan hanya anda!.

Yang kedua adalah lebih banyak mendengar.

Kita ini kan punya satu mulut dan dua telinga. Maka dari itu banyak-banyaklah mendengar daripada berbicara ngalor ngidul dan merasa paling memahami semua hal. Menjadi pendengar yang baik mampu meredam konflik antara satu sama lain.

Kenapa begitu? karena mendengarkan orang lain, berarti memberi keterbukaan penghargaan dan penghormatan yang besar bagi orang yang sedang berbicara. Dengarkan lah setiap orang yang sedang berbicara dengan anda secara seksama, para pembicara selalu merasa bahagia bila apa yang mereka bicarakan itu didengarkan.

Tugas kita adalah mendengarkan terlebih dahulu, kalau sudah mendapatkan momen yang tepat untuk berbicara, silahkan untuk berbicara. Tapi ingat, setelah berbicara tetap mendengarkan kembali.

Yang ketiga adalah selalu berorientasi hasil yang bisa dipakai secara bersama-sama.

Ketika perbedaan itu terjadi, berarti ada ketidaksamaan pemikiran, keinginan, harapan, dan tindakan yang harus dilakukan. Setiap orang punya pemikiran yang berbeda, ingin apa yang mereka harapkan bisa terealisasi sesuai keinginan.

Untuk hal ini, cobalah untuk belajar dan tanamkan kepada diri anda bahwa, segala hal itu untuk keperluan bersama. Tidak untuk kepentingan diri sendiri. Konflik mudah sekali terjadi dikarenakan setiap individu tidak berorientasi pada kepetingan bersama, hingga akhirnya egoisme individualistis yang lebih menonjol.

Belajarlah dari sekarang untuk bisa memberikan solusi-solusi yang menuju pada kepentingan dan hasil secara bersama-sama. Buang jauh-jauh semua hal yang bersifat keinginan dan harapan untuk diri sendiri saja. Ingat, memberi solusi untuk kepentingan bersama jauh lebih efektif dan bisa memberikan keuntungan untuk banyak pihak. pikirkan itu dengan baik!

Mulai dari sekarang, berbicara lah menurut porsi dan kapasitas, dengarkan orang lain, dan berikan solusi-solusi yang berorientasi untuk kepentingan bersama. Insyaallah, konflik pun bisa diatasi dengan baik.

just perform. April 7, 2011

Posted by catatanraufmendunia in Aku dan tulisan motivasi.
add a comment

“Penyesalan terbesar bukan karena kegagalan atau kesalahan namun bila kamu tidak pernah melakukan apapun.”

 

Mungkin kita selalu di hinggapi oleh perasaan takut dan keraguan dalam melakukan sesuatu hal yang kita inginkan. Takut gagal dan takut membuat kesalahan begitu mendominasi dalam hidup kita.

Apakah teman-teman pernah merasakan hal seperti itu? ataukah teman-teman belum bisa lepas dari perasaan takut gagal dan takut salah?

Saya berpendapat, ini adalah salah satu hal yang menghambat kita untuk berkembang menjadi pribadi yang besar, pribadi yang sukses dalam segala hal. Sadarilah, bahwa ketakutan-ketakutan itu hanyalah buah pemikiran yang sudah seharusnya kita buang jauh-jauh.

Seharusnya, kita justru harus lebih takut kalau tidak melakukan apapun. bukankah begitu?

Kalau kita tidak melakukan apapun, kita tidak akan pernah menghasilkan sesuatu hal apapun dalam hidup ini. Kecenderungan takut gagal ini menjadi penghambat terbesar menuju kesuksesan.

Misalnya saja, kita takut untuk diberikan posisi dan tanggung jawab baru yang lebih besar, takut gagal memulai usaha yang baru saja dirintis, takut membuat kesalahan dalam menyelesaikan suatu permasalahan, atau takut menghadapi berbagai persoalan hidup yang ‘katanya’ justru akan membawa implikasi kegagalan dan kesalahan yang lebih kompleks lagi.

Sudah saatnya kita rubah pemikiran tersebut,

Tidak perlu khawatir kalau mengalami kegagalan. Karena pada dasarnya, kegagalan itulah yang membawa kita dalam proses menuju perbaikan dan kesempurnaan.

Tidak perlu khawatir kalau membuat kesalahan. Karena dari kesalahan itulah kita belajar banyak hal dan bisa membuat kita memahami arti kesalahan menuju sesuatu hal yang benar.

Kegagalan dan kesalahan bukan momok yang menakutkan, justru dari hal itulah kita hidup. Kita bisa mengerti, memahami, mempelajari, dan bisa menjadikannya sebagai sebuah pengalaman berharga, yang membuat kita bisa semakin ‘hidup’.

Mulai dari sekarang, lakukan saja apa yang harus anda lakukan. Tidak perlu takut gagal, apalagi takut membuat kesalahan. Pada dasarnya manusia itu memiliki kecenderungan untuk terus belajar dan beradaptasi.

Mulai sekarang, just perform!

malas untuk kebaikan March 31, 2011

Posted by catatanraufmendunia in Aku dan tulisan motivasi.
add a comment

” Saya pemalas ulung. Saya malas bergaul yang tidak berguna, malas menonton acara TV yang hanya memperkaya yang di dalam layar TV, tapi merusak moral dan tidak menjadikan saya lebih tahu dan lebih mau. Malas mendengar orang berbicara palsu untuk keuntungannya sendiri. Saya malas menjadi pemimpi yang tanpa tindakan. Saya tidak rajin untuk yang tidak baik”. #mario teguh

Kalau mendengar kata malas, selalu saja konotosinya menjadi negatif. Malas memang menjadi momok yang paling menakutkan buat saya. Bagaimana tidak, ketika rasa malas menyerang saya, sepertinya segala hal betul-betul tidak mempunyai semangat dan gairah sedikitpun untuk mengerjakan sesuatu hal tersebut.

Terkadang, kita rela menghabiskan waktu berjam-jam hanya duduk diam, melamun, dan tidak ingin mengerjakan apapun. Bukankah begitu? apakah teman-teman merasakan hal yang sama seperti saya?

Penyakit kemalasan ini merupakan penyakit berbahaya bagi kita semua. Malasa membuat kita kehilangan semangat, waktu terbuang percuma, banyak keburukan dibanding kebaikannya, dan produktifitas pun menurun.

Bapak Mario Teguh seorang motivator terkenal di Indonesia mengatakan, boleh saja kita menjadi seorang pemalas yang ulung. Asal konotasi malas di pelintir menjadi malas dalam arti positif.

Malas bukan berarti keburukan kok. Ternyata malas juga bisa menjadi tembok penghalang bagi kita untuk terlindung dari rasa malas negatif.

Seperti halnya malas untuk berbuat yang tidak baik, malas untuk menghabiskan waktu sia-sia, malas untuk kumpul dengan orang-orang yang tidak berguna, dsb.

Lalu pertanyaannya adalah, apakah kita sudah bisa mengubah malas dalam versi negatif kepada malas yang berkonotasi positif?

mungkin memerlukan waktu untuk mengubahnya, keyakinan dan niat yang baik menjadi kunci untuk mengubah menjadi kemalasan yang memberi kebaikan.

 

jangan biarkan waktu terbuang. March 30, 2011

Posted by catatanraufmendunia in manajemen waktu.
add a comment

“Don’t waste your time away thinkin’ ’bout yesterday’s blues”. #Jon Bon Jovi

Kalimat yang tidak asing kita dengar, “hari ini harus lebih baik dari kemarin”. Begitulah Nabi Muhammad SAW berkata.

Ada banyak hal yang membuat kita harus yakini dan jalani dalam kehidupan ini, bahwa sungguh sangat merugi bagi seseorang yang tidak bisa menjadikan hari ini jauh lebih baik dari hari kemarin.

Hari kemarin adalah representasi waktu yang telah terlewatkan, ada apakah dengan hari kemarin? hal apa sajakah yang sudah kita kerjakan dan kita capai? apakah bermanfaat waktu yang telah kita gunakan?

Ketika kemarin sudah terlewati, apakah hari ini kita bisa menjadi lebih baik? ataukah kita terjebak dengan rutinitas pasif yang membelenggu kita pada hal-hal yang sama, tidak berguna, ataupun tidak maksimal seperti hari kemarin?

Kalau kita benar-benar ingin hidup, hari ini harus jauh melampui yang telah kita lewati di hari kemarin.

Ingat, waktu adalah pembunuh nomer satu dalam kehidupan manusia. Dia diberikan tuhan secara merata kepada manusia. Semua orang sama-sama memiliki waktu yang sama, 24 jam sehari. tidak lebih sedetikpun!. Merugilah bagi kita yang tidak bisa mengefektifkan waktu yang diberikan tuhan. Waktu terus berjalan, tidak bisa diberhentikan walau sedetikpun, ataupun kita tidak mampu mengulang waktu yang telah terlewati.

Lalu ada pertanyaan kembali buat kita semua, sudikah kita diberangus oleh waktu karena kita menghabiskannya dengan sia-sia? sudikah kita semua?

Kalau saya jelas, tidak sudi! Apapun yang kita lakukan hari ini, harus ada peningkatan yang signifikan pada diri kita masing-masing.

Saya beri contoh, misalnya saja saya biasanya menulis artikel satu minggu sekali, lalu saya berusaha meningkatkan produktifitas menulis dengan menghasilkan satu artikel setiap hari. Ada peningkatan, bukan?

Atau, misalnya saja hari-hari kemarin kita biasa habiskan waktu 4 jam di depan TV, lalu hari berikutnya kita kurangi dan kurangi, hingga waktu 4 jam tersebut kita alihkan menjadi hal-hal bermanfaat. misalnya membaca buku pengembangan diri, belajar komputer, dsb

Hal tersebut jelas lebih bermanfaat! Untuk itulah, kita sendiri harus jadi pribadi pengontrol waktu. Jangan biarkan waktu terbuang dengan percuma. Setiap detik itu sangat berharga.

Apapun yang kita kerjakan hari ini, pastikan harus lebih baik dari kemarin dan harus ada peningkatan yang signifikan dari sehi efektifitas waktu, penggunaan kegiatan yang bermanfaat dan membangun pribadi yang lebih baik.


fokus, usaha lebih, dan doa. March 28, 2011

Posted by catatanraufmendunia in Aku dan tulisan motivasi.
add a comment

“Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu. Dan sehabis itu yang kamu perlu cuma kaki yang berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat keatas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa, dan kamu akan dikenang sebagai seorang yang masih punya mimpi dan keyakinan, bukan cuma seonggok daging yang hanya punya nama”

Percayakah anda dengan impian? kalau saya jelas sangat percaya. Impian itu motivator penggerak kehidupan kita semua. Kalau kita tidak mempunyai impian hidup, rasanya kehidupan ini pasti hanya akan dijalani dengan pasrah mengikut alur dan tidak memiliki tujuan yang ingin diraih.

Memang pada kenyataannya, meraih impian yang kita inginkan bukan perkara yang mudah. Tidak semerta-merta begitu saja dapat diraih. Atau mungkin, tidak memerlukan usaha lebih dalam mencapainya.

Impian menurut saya adalah nyawa dari kehidupan. Tanpa Impian, hidup ini akan hambar. Tidak ada motivasi, dan tidak ada penggerak semangat mencapai sebuah tujuan.

Ketika kita sudah yakini apa saja yang menjadi impian tersebut. Letakkanlah hal tersebut 5 cm di depan kening kita. Menempatkan ini bermaksud, kita harus fokus dengan impian tersebut, yakinkan diri kita bahwa kita mampu meraihnya, percayakan semua impian itu akan berhasil kita dapatkan.

Setelah itu, impian bisa diraih dengan usaha yang lebih dan lebih lagi. Kita harus menggerakkan semua daya upaya yang kita miliki untuk meraihnya. Ketika usaha dan doa telah berjalan seiringan. Biar Tuhan yang menentukan kapan tepatnya kita bisa menggenggam impian tersebut.

Ingat, anda perlu fokus, usaha lebih dan lebih lagi, dan berdoa secara tulus untuk bisa kita meraih impian tersebut.

Tidak ada sesuatu hal apapun didunia ini yang tidak mungkin, semuanya mungkin saja bisa kita dapatkan. Tidak perlu ada kekhawatiran bahwa kita tidak layak, atau tidak mungkin meraih apa yang kita inginkan.

boleh tahu, apa impianmu?

hidup ini menyenangkan. February 23, 2011

Posted by catatanraufmendunia in Aku dan tulisan motivasi.
add a comment

“May the sun always shine on your windowpane; May a rainbow be certain to follow each rain; May the hand of a friend always be near you; May God fill your heart with gladness to cheer you”.#Irish Blessing.

Ketika bangun dari tidur, tentunya kita selalu berharap hari ini adalah hari terbaik yang akan kita miliki. Hidup yang kita jalani kan hari ini atau sekarang. Hari kemarin itu sudah berlalu dan hari esok pun kita tidak pernah mengetahui dan belum mengalami.

Untuk itulah, kita semua berharap dan berdoa agar bisa menjalani hari ini dengan banyak hal yang bisa membawa kita kepada hal-hal baik, bermanfaat, dan dipenuhi oleh kebahagiaan dan keceriaan.

Lalu bagaimanakah sikap kita dalam menjalani hidup ini?

saya mempunyai beberapa tips buat teman-teman sekalian agar bisa menjalani kegiatan keseharian dengan semaksimal mungkin. Beberapa tips tersebut telah terbukti ampuh untuk saya sehingga mengoptimalkan waktu yang tuhan berikan kepada saya setiap hari.

Ini dia tipsnya:

Yang pertama:

“sebelum tidur pada malam hari, evaluasilah diri anda terlebih dahulu untuk hari yang kemarin. Renungkan, ambil hikmahnya, dan cari solusi untuk memperbaikinya di hari berikut”

Hal ini sangat penting, karena dengan evaluasi diri kita bisa mempelajari apa yang telah kita lakukan pada hari kemarin. Lihatlah dari sisi positif dan negatifnya, dari sisi baik ataupun buruk, dari sisi kemanfaatan dan kesia-siaan. Dengan evaluasi diri inilah bisa menjadi kekuatan dasar bagi diri kita untuk terus menerapkan ilmu “memperbaiki diri untuk hari esok”.

Yang kedua,

“mulailah membuat daftar kegiatan pada malam hari sebelum anda tidur,  yang akan anda lakukan esok harinya”.

Daftar kegiatan yang anda buat akan menjadi panduan. Hal ini dilakukan agar anda bisa mengkawal waktu anda dengan baik dan menghindari membuang waktu secara cuma-cuma tanpa harus bingung ‘mau ngapain yaa hari ini?’.

Saran saya, buatlah daftar kegiatan dengan porsi-posri yang tepat. Kalau saya membaginya menjadi 3 hal.

Porsi pertama berisi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan diri (bisa dengan membaca buku pengembangan diri, belajar keahlian-keahlian tambahan, belajar sabar dan menjaga lisan, belajar agama, dsb).

Porsi kedua adalah berisi kegiatan-kegiatan yang bersifat rutinitas penting (bekerja, berolahraga, membantu orang tua, menulis blog, dsb).

Porsi ketiga adalah berisi kegiatan-kegiatan yang harus kita lakukan untuk bisa meraih segala hal yang kita cita-citakan dan impian didalam hidup. Hal ini sangat penting, contohnya saja: apabila kita mempunyai impian untuk  menuliskan dan menerbitkan buku best seller, maka harus ada kegiatan yang membuat kita harus menulis dengan target-target tertentu.

Lalu yang ketiga adalah,

“bersyukurlah dan nikmati hari ini dengan sebaik-baiknya. Berfikir dan bersikaplah sebaik-baiknya dalam menjalani hidup ini. Jadikan hari ini adalah hari yang paling terbaik yang pernah teman-teman miliki. Lalu berbuat baiklah dan memberi manfaat untuk diri anda, dan orang-orang disekeliling teman-teman”.

Ketika kita merasakan bahwa hari ini adalah hari yang paling terbaik, tidak ada alasan lagi untuk bersikap sedih dan malas. Ceriakan hidup teman-teman, berbuatlah sesuatu yang menyenangkan teman-teman. Kerjakan hal-hal positif yang akan membantu mengembangkan potensi diri dan semangat teman-teman semuanya.

Jadi, itulah tips yang saya miliki. Berfikir dan bersikap positiflah dalam segala hal untuk hari ini dan esok harinya. Hidup itu membahagiakan, hanya saja persepsi kita yang akan menentukan seberapa bahagiakah kita sendiri.

sahabat memotivasi dan inspiratif February 18, 2011

Posted by catatanraufmendunia in Aku dan tulisan motivasi.
add a comment

“If all my friends were to jump off a bridge, I wouldn’t jump with them, I would be at the bottom to catch them.”
- Anonim-

Apa sih arti sahabat buat kalian? seberapa pentingkah mereka didalam kehidupan kalian? apa ada fungsi khusus buat kamu dari mereka?

Kalau saya sendiri akan bilang:

“Iya, sangat penting dan sangat perlu, tapi dengan catatan sahabat itu harus sahabat yang bukan sekedar menjadi tempat untuk bercerita, akan tetapi harus yang bisa membakar motivasi dan  inspiratif”

Sebagian dari kita mungkin merasa sahabat cukup menjadi teman curhat saja, atau menjadi teman setia dikala susah dan senang. Memang iya, fungsi sahabat harus seperti itu. Akan tetapi saya secara pribadi mau sahabat yang harus bisa membakar motivasi dan memberi inspirasi dengan pencapaian-pencapain atau kesuksesan-kesuksesan yang telah dia raih.

Dari merekalah akhirnya kita terpacu untuk berkompetisi dalam hal positif. Berkompetisi untuk meraih yang terbaik dari yang paling terbaik. Sejujurnya, itulah yang saya rasakan bersama sahabat-sahabat saya.

Merekalah salah satu alasan kuat kenapa saya harus berambisi keras melebihi pencapaian mereka.

Mereka lah yang melecut semangat saya.

Merekalah yang menantang saya untuk bermimpi besar dan meraih segala impian tersebut.

Mereka juga lah yang memberikan saya berbagai kisah-kisah inspiratif sehingga memaksa saya untuk terus bergerak ke tujuan.

Saya sangat suka persahabatan seperti ini, persahabatan yang benar-benar saling membangun. Kita bersama-sama ingin menjadi seseorang yang lebih baik dan berhasil.

Maka dari itulah, dimulai dari sekarang pilihlah sahabat yang tepat. Bukan sekedar sahabat-sahabat-an ala kadarnya. Pilihlah sahabat yang mampu membangun iklim kompetisi positif untuk kalian. Dari kompetisi tersebut kita bisa menjadi lebih terpacu untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam hidup.

Ingat, pilihlah sahabat yang tepat.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.