jump to navigation

Memberi Sesuatu Yang Berharga April 15, 2009

Posted by catatanraufmendunia in pengembangan diri.
trackback

seorang pria tua menyusuri jalan sepi,
sore itu, dingin, dan kelabu,
menuju jurang luas dan lebar lagi dalam
pria tua melintas dalam keremangan senja,
aliran sungai yang bergulung tak ditakutinya,
namun dia berbalik ketika berada aman di sisi lain,
dan membangun jembatan untuk merentang jalan.

“pak tua,” sapa sobat pengelana seraya menghampiri
“engkau menyianyiakan kekuatanmu dengan membangun disini,
perjalananmu akan berakhir dengan berlalunya hari,
engkau tak pernah lagi akan melewati jalan ini.
jurang telah kaulampaui, dalam dan lebar,
mengapa kau dirikan jembatan ini di senja hari?”

pembuat jembatan mengangkat kepala kelabu tuanya
“sobat, dijalan yang telah kulalui,”katanya,
“ada dibelakangku hari ini,
anak muda yang kakinya harus melalui jalan ini.
jurang yang tidak ada apa-apanya bagiku,
mungkin bahaya tak disadari bagi anak muda ini.
dia pun harus menyeberang dalam kerenungan senja
Sobat, aku membangun jembatan ini untuknya.”

puisi W.A. Dromgoale yang berjudul the bridge builder
diambil dari buku 25 ways to win with people john c maxwel and less parrot

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: