jump to navigation

mari beranilah untuk mencoba November 10, 2009

Posted by catatanraufmendunia in Aku dan tulisan motivasi.
trackback

Tugas kita bukanlah untuk berhasil.
Tugas kita adalah untuk mencoba,
karena didalam mencoba itulah
kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil
(Mario teguh)

entah ada angin apa, semua orang menunjuk secara serentak dan sebulat kata untuk memilih aku menjadi pimpinan umum sebuah organisasi baru. organisasi yang baru saja dibentuk, tidak ada dasar sama sekali, belum ada kegiatannya, dan harus memimpin banyak orang baru disitu. yaa BEJANA namanya. nama filosofis yang berakulturasi dari sebuah nama yang berarti sebuah wadah. wadah yang berguna untuk pengembangan kami sebagai mahasiswa indonesia yang sedang mencari ilmu di malaysia.

itu dulu, satu tahun yang lalu. satu tahun yang menurut saya memang penuh perjuangan. bagaimana tidak dianggap sebagai sebuah perjuangan, banyak hal yang harus dilakukan untuk organisasi ini, aku hanya berfikiran bahwa membentuk organisasi di awal adalah lebih sulit dibandingkan untuk mengembangkannya. hal ini karena, membentuk sama saja harus menyiapkan sebuah pondasi kokoh untuk organisasi ini, semakin kokoh tentunya semakin kuat organisasi ini mengembangkan dirinya dengan dinamika-dinamika yang akan berlangsung di masa depan.

perjalanan perjuangan ini memang berat, untungnya aku punya temen-teman yang luar biasa yang berkecimpung di organisasi ini. tanpa mereka, organisasi ini bukan apa-apa. tidak akan seperti sekarang, tidak akan punya karya tentunya. mereka semua dan keunikannya menjadi sebuah sinergi dan kombinasi yang luar biasa. mereka punya keinginan, kreativitas, dan semangat terus menerus untuk mencoba secara bersama-sama membangun organisasi ini dari awal. karena kami sadar, bahwa organisasi ini adalah tonggak awal berdirinya unit kegiatan mahasiswa di bawah persatuan pelajar indonesia universiti utara malaysia (PPI UUM) dan berharap organisasi ini akan terus bisa eksis dan hidup selalu di masa depan. mungkin disuatu saat nanti, kita semua akan datang kembali ke kampus ini sebagai alumni, dan bisa menyaksikan sembari tersenyum senang melihat adik-adik kita sedang mengadakan rapat redaksi untuk membuat karya-karya lain yang lebih baik dari yang pernah kita buat.

tapi yang aku harus garisbawahi selama memimpin organisasi ini adalah berani untuk mencoba. berani mencoba menjadi sebuah amunisi ampuh untuk aku dan kawan-kawan semua. bagaimana tidak penting arti sebuah “mau mencoba”, kami tidak punya bekal pengetahuan apalagi pengalaman mengenai hal-hal berkaitan dengan jurnalistik, apalagi untuk membuat sebuah buletin. bingung, blur, dan tidak punya gambaran apapun cara membuat buletin yang betul dan memenuhi standar. tapi kita punya hal tersebut, kemauan untuk mencoba dan terus melakukan perbaikan sedikit demi sedikit untuk menjadi lebih baik.
teringat diawal sekali akan membuat buletin, kami sendiri sempat merasa tidak yakin bisa membuat buletin ini. tapi pada kenyataannya?

itu semua terbukti!
itu semua bisa terealisasi!
itu semua bisa terpenuhi!
itu semua bisa dilakukan dan keyakinan itu pun semakin menguat!

semangat untuk mencoba itulah yang kami punya diawal perjalanan perjuangan kami, hingga pada akhirnya satu tahun itu bisa kita lalui dengan beberapa karya. walaupun belum mampu menghasilkan lebih banyak karya, akan tetapi kita sudah berani mencobanya. hingga karya itu benar-benar ada. bisa dilihat, disentuh, dan dinikmati oleh semua orang. selain itu kita bisa tersenyum puas, bahwa kita sebagai mahasiswa indonesia yang sedang studi di luar negeri juga punya kontribusi untuk negeri kita tercinta, Indonesia!. walaupun masih tampak kecil, paling tidak kontribusi yang kita berikan untuk indonesia bisa kita mulai dari pemikiran kita yang masih belum borokan, dan tangan kita yang masih mampu membuat goresan untaian kalimat-kalimat yang terangkai menjadi sebuah tulisan untuk disampaikan kepada semua orang. bukankah menulis lebih efektif dibanding harus berkoar-koar meneriakkan arti kata kesejahteraan dan keadilan serta perbaikan untuk negeri? berbanggalah kawan, karena sebuah karya tulisan mampu bergaung sepanjang zaman, sedangkan berbicara hanya mampu bergaung sepanjang koridor. ingat itu, kawan!

saya sangat berharap, kemauan untuk mencoba untuk terus menulis dan menghasilkan karya-karya baru tetap menjadi sebuah budaya yang melekat di dalam BEJANA itu sendiri. sehingga apabila budaya sudah mengakar, semoga saja bisa juga kita tularkan dan bisa memberi manfaat kepada teman-teman lain sesama mahasiswa Indonesia di Universiti Utara Malaysia dan mungkin saja mampu menjangkau masyarakat di dunia.

semangat untuk terus mencoba ini harus ditularkan sebagai sebuah budaya milik BEJANA. kepengurusan yang lalu sudah bisa membuktikan betapa hebatnya keberanian dan semangat untuk mencoba menghasilkan banyak kegiatan dan karya.

tidak perlu takut!
tidak perlu khawatir!
tidak usah merasa pesimis!
tidak perlu merasa tidak yakin!

ketika kita sudah mencoba, pasti ada jalan yang terbuka lebar untuk kita bisa meraih apapun yang kita inginkan. bukankah ada pepatah yang mengatakan: “where is a will, there is a way”.

satu hal lagi, berhasil itu dilihat dan ditentukan dari seberapa keras kita berusaha mencoba yang sebaik dan semaksimal mungkin untuk berkarya dan bisa menghasilkan sesuatu. ketika didalam proses kita mau mencoba dengan sekuat tenaga, keberhasilan itu akan menjadi peluang yang akan terbuka di depan mata kita semua.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: