jump to navigation

penjahat yang baik November 12, 2010

Posted by catatanraufmendunia in pengembangan diri.
trackback

“Ternyata, sejahat apapun setiap individu. selalu ada sisi kebaikan di dalam dirinya, tapi terkadang orang-orang di sekitarnya tidak sadar, dan justru lebih memilih menempatkan si jahat lebih menjadi penjahat”

Beberapa hari yang lalu, saya dan beberapa teman menonton film Megamind 3D di midvalley mall, Kuala Lumpur. Film ini merupakan salah satu film animasi yang baru saja dirilis. Kalau dari segi animasi dan karakter dari tokoh film itu memang luar biasa menarik.

Tapi ada pelajaran yang sangat menarik dari film tersebut. Megamind sebagai tokoh utama disini memerankan sebagi tokoh penjahat, dan metroman sebagai tokoh pahlawan yang dikagumi dan dicintai oleh masyarakat metrocity.

Tapi tahukah anda, bahwa ternyata megamind itu bukannya 100% jahat (walaupun memang suka berulah sehingga memuat rusuh di metrocity), dia menjadi penjahat karena lingkungan. Sebetulnya dia dilahirkan sebagai anak yang baik, akan tetapi semasa kecilnya dia selalu dipinggirkan oleh teman-teman dan selalu dimarahi oleh gurunya, dianggap sebagai anak yang bodoh dan tidak berprestasi, selalu membuat onar dan keributan (walaupun hanya hal kecil), dan yang lebih parah lagi, dia dianggap sebagai seorang penjahat oleh sekitarnya.

Karena dia diperlakukan seperti itulah, dia mulai berfikir bahwa: “buat apa menjadi orang baik, kalau orang lain men-judgenya sebagai penjahat. Kalau orang menganggap dia sebagai penjahat, kenapa tidak sekalian aja menjadi penjahat besar dan menyeramkan buat semua masyarakat metrocity?”

Nah, karena hal itulah akhirnya megamind menjadi penjahat yang ditakuti masyarakat, selalu membuat keributan besar, dan selalu membuat cemas masyarakat metrocity karena kejahatannya. Akan tetapi di akhir film ini, justru megamind lah yang menjadi penyelamat metrocity.

Menurut pengamatan saya, ada pelajaran menarik yang bisa diambil dari film ini. Bahwa pada dasarnya sifat setiap manusia itu adalah baik, hanya saja lingkungan yang memberi pengaruh besar dalam membuat seseorang itu menjadi baik atau jahat. Disekitarnya lah yang membuat setiap individu itu terbentuk karakter dan kepribadiannya.

Jadi, jangan pernah menjustifikasi bahwa semua penjahat itu memang betul-betul penjahat. Pada dasarnya setiap orang itu baik loh.😀

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: