jump to navigation

jangan biarkan waktu terbuang. March 30, 2011

Posted by catatanraufmendunia in manajemen waktu.
trackback

“Don’t waste your time away thinkin’ ’bout yesterday’s blues”. #Jon Bon Jovi

Kalimat yang tidak asing kita dengar, “hari ini harus lebih baik dari kemarin”. Begitulah Nabi Muhammad SAW berkata.

Ada banyak hal yang membuat kita harus yakini dan jalani dalam kehidupan ini, bahwa sungguh sangat merugi bagi seseorang yang tidak bisa menjadikan hari ini jauh lebih baik dari hari kemarin.

Hari kemarin adalah representasi waktu yang telah terlewatkan, ada apakah dengan hari kemarin? hal apa sajakah yang sudah kita kerjakan dan kita capai? apakah bermanfaat waktu yang telah kita gunakan?

Ketika kemarin sudah terlewati, apakah hari ini kita bisa menjadi lebih baik? ataukah kita terjebak dengan rutinitas pasif yang membelenggu kita pada hal-hal yang sama, tidak berguna, ataupun tidak maksimal seperti hari kemarin?

Kalau kita benar-benar ingin hidup, hari ini harus jauh melampui yang telah kita lewati di hari kemarin.

Ingat, waktu adalah pembunuh nomer satu dalam kehidupan manusia. Dia diberikan tuhan secara merata kepada manusia. Semua orang sama-sama memiliki waktu yang sama, 24 jam sehari. tidak lebih sedetikpun!. Merugilah bagi kita yang tidak bisa mengefektifkan waktu yang diberikan tuhan. Waktu terus berjalan, tidak bisa diberhentikan walau sedetikpun, ataupun kita tidak mampu mengulang waktu yang telah terlewati.

Lalu ada pertanyaan kembali buat kita semua, sudikah kita diberangus oleh waktu karena kita menghabiskannya dengan sia-sia? sudikah kita semua?

Kalau saya jelas, tidak sudi! Apapun yang kita lakukan hari ini, harus ada peningkatan yang signifikan pada diri kita masing-masing.

Saya beri contoh, misalnya saja saya biasanya menulis artikel satu minggu sekali, lalu saya berusaha meningkatkan produktifitas menulis dengan menghasilkan satu artikel setiap hari. Ada peningkatan, bukan?

Atau, misalnya saja hari-hari kemarin kita biasa habiskan waktu 4 jam di depan TV, lalu hari berikutnya kita kurangi dan kurangi, hingga waktu 4 jam tersebut kita alihkan menjadi hal-hal bermanfaat. misalnya membaca buku pengembangan diri, belajar komputer, dsb

Hal tersebut jelas lebih bermanfaat! Untuk itulah, kita sendiri harus jadi pribadi pengontrol waktu. Jangan biarkan waktu terbuang dengan percuma. Setiap detik itu sangat berharga.

Apapun yang kita kerjakan hari ini, pastikan harus lebih baik dari kemarin dan harus ada peningkatan yang signifikan dari sehi efektifitas waktu, penggunaan kegiatan yang bermanfaat dan membangun pribadi yang lebih baik.


Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: